Kabaronlinenews.com, Bengkulu Tengah – Suasana penuh khidmat dan kekeluargaan mewarnai kegiatan doa syukur, silaturahmi, dan ziarah adat yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bengkulu Tengah Tarmizi, S.Sos., di Desa Batu Beriang, Kecamatan Pematang Tiga, Jumat ba’da salat Jumat (08/05/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan pemerintah daerah dengan masyarakat sekaligus menjaga tradisi budaya dan penghormatan terhadap para leluhur yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat.
Wakil Bupati hadir didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat Desa Batu Beriang yang turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan suasana kebersamaan.
Pelaksanaan doa syukur tersebut merupakan bagian dari nazar dan ungkapan rasa syukur masyarakat atas amanah kepemimpinan yang saat ini diemban oleh Bupati Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., bersama Wakil Bupati Tarmizi, S.Sos., dalam memimpin Kabupaten Bengkulu Tengah periode 2025–2030.
Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan tersebut juga menjadi tradisi adat masyarakat dalam menghormati jasa para leluhur yang dianggap memiliki peran penting dalam sejarah kehidupan dan perkembangan masyarakat di wilayah tersebut. Tradisi ini terus dijaga sebagai bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai spiritual, sosial, dan kebersamaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan silaturahmi dan ziarah ke makam leluhur yang berada di kawasan Desa Batu Beriang. Dalam suasana penuh kekhusyukan, masyarakat bersama pemerintah daerah memanjatkan doa agar Kabupaten Bengkulu Tengah senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kemajuan dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tarmizi menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memiliki makna yang sangat penting dalam memperkuat nilai persatuan, menjaga tradisi budaya, dan meningkatkan rasa syukur dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya tradisi seremonial semata, tetapi memiliki makna yang mendalam dalam menjaga silaturahmi, menghormati jasa para pendahulu, serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Tarmizi.
Ia juga mengapresiasi masyarakat Desa Batu Beriang yang dinilai masih menjaga adat istiadat dan budaya lokal di tengah perkembangan zaman yang semakin modern. Menurutnya, nilai budaya dan gotong royong merupakan aset penting daerah yang harus terus dilestarikan.
“Budaya dan adat istiadat adalah identitas daerah yang harus kita jaga bersama. Jangan sampai nilai-nilai kebersamaan dan penghormatan kepada leluhur hilang akibat perkembangan zaman. Justru hal-hal seperti inilah yang menjadi kekuatan masyarakat kita,” tambahnya.
Wakil Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mendukung program pembangunan daerah demi mewujudkan Kabupaten Bengkulu Tengah yang maju, harmonis, dan sejahtera.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran pemerintah daerah yang dinilai selalu hadir di tengah masyarakat dalam berbagai momentum sosial, adat, dan keagamaan. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat hubungan emosional dan komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh keakraban hingga selesai. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berharap tradisi positif seperti doa syukur, silaturahmi, dan penghormatan kepada leluhur dapat terus dijaga sebagai bagian dari penguatan nilai budaya dan karakter masyarakat di Kabupaten Bengkulu Tengah. (**)












